Penyegaran Polisi Hutan (POLHUT) Balai KSDA NTB – Mataram 12-13 Oktober 2016

Kegiatan Penyegaran Polisi Hutan dari BKSDA NTB ini dilaksanakan pada tanggal 12-13 Oktober 2016 di Mataram. Jajaran Polhut yang ikut sebagai peserta dalam kegiatan ini antara lain dari BKSDA NTB sendiri (termasuk SKW I, II dan III), Taman Nasional Rinjani serta Taman Nasional Tambora.

Kegiatan Penyegaran Polhut dimanfaatkan oleh peserta sebagai ajang curahan hati dan menyampaikan permasalahan yang sering dihadapi serta masukan antar-polisi hutan. Tak lupa beberapa narasumber juga dihadirkan yagn selain sebagai pemberi materi, juga menjadi pencerah bagi permasalahan, memberi masukan, serta arahan untuk polhut agar melaksanan tugas mereka lebih baik kedepannya.

Polisi Hutan adalah ujung tombak pengamanan hutan dari semua masalah mulai dari penebangan liar, perambahan, pembukaan lahan yang tak sesuai aturan, dll. Penyelidikan serta Penanganan Kasus untuk diproses secara hukum adalah salah satu dari pokok permasalahan yang paling dibahas.

Berikut adalah gambaran beberapa pertanyaan Polisi Hutan yang diajukan kepada narasumber yang kemudian dibahas, seperti :
– Penanganan masalah sampah di Taman Nasional Gunung Rinjani.
– Penggunaan Alat berat atau eskavator dalam perambaan hutan di Taman Nasional Tambora.
– Serta tindakan yang harus dilakukan polisi hutan yang sedang tidak bertugas jika menemukan pengunjung TWA kedapatan membawa senjata tajam.
– dsb.
Kegiatan Penyegaran Polisi Hutan Balai KSDA NTB tahun 2016 ini dibuka dengan pemberian tanda pengenal bagi para anggota pada hari pertama dan ditutup dengan pelepasan tanda pengenal, pembagian sertifikat dan foto bersama pada hari kedua.

DOKUMENTASI KEGIATAN

Artikel Terkait

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply