Launching Kawasan Ekosistem Esensial Koridor Penyu di Lombok Barat dan Perayaan Ulang Tahun Lombok Barat ke-59, April 2017

Salam Lestari! – Pada hari Jumat 14 April 2017 bertempat di Desa Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi, dalam rangkaian HUT Kabupaten Lombok Barat ke-59 dan Launching Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Koridor Penyu di Lombok Barat telah dilaksanakan acara sebagai berikut:

  1. Sosialisasi kawasan ekosistem esensial kepada masyarakat dengan tema “Melalui Penetapan Kawasan Ekosistem Esensial Mari Kita Jaga Kelestarian Penyu Laut dan Mangrove Untuk Kesejahteraan Masyarakat”.
  2. Pelepasliaran tukik/anak penyu jenis penyu hijau (Chelonia mydas) sebanyak 100 ekor sebagai hasil pelestarian kelompok ” Kerabat Penyu Lombok”
  3. Penanaman 10 pohon Cemara laut dan 100 batang bibit kemiri sunan (Aleurites spp)

Dalam sambutannya Kepala BKSDA NTB (Dr. Ir. Widada, MM) menyatakan bahwa KEE Koridor Penyu sudah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lombok Barat melalui Surat Keputusan Nomor : 345/6/DLH/2017 tanggal 23 Maret 2017 tentang Penetapan Kawasan Ekosistem Esensial Koridor Penyu Kabupaten Lombok Barat seluas: 27.137 Ha meliputi wilayah kec.batulayar, kec.labuapi, kec.gerung dan kec.sekotong).

Tamu undangan yang turut dalam acara antara lain: Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial (BPEE) Ditjen KSDAE Kementerian LHK (Ir. Antung Deddy Radiansyah, MP), Sekretaris Daerah Lombok Barat yang mewakili Bupati Lombok Barat (H Muhammad Taufik), Kasubdit Pemolaan dan Perpetaan Kawasan Ekosistem Esensial (PPKEE) (Ir. Tedi Sutedi, M.Sc), kepala Dinas Lingkungan Hidup provinsi NTB, kepala Dinas LH Lombok barat, kepala BPDASHL Dodokan Moyosari, PLTU Jeranjang, Kepala Desa Kuranji, Kepala Dusun, camat labuapi,Camat Gerung, Kapolsek labuapi, danramil labuapi, serta tokoh Masyarakat dan masyarakat sekitar. Yang menarik adalah tidak hanya dari lingkup pemerintahan, sejumlah hotel yang berada disekitar Kawasan Ekosistem Esensial Koridor Penyu Lombok Barat khususnya yg berada di Senggigi juga turut hadir bahkan untuk Hotel Jeeva Klui membawa serta tamu hotel mereka guna memeriahkan acara pelepasliaran tukik bersama undangan lainnya.

Disela-sela acara, Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial yang didampingi oleh Kepala Balai KSDA NTB dan Sekda Lombok Barat menyempatkan melihat secara langsung lokasi pelestarian semi-alami Penyu Komunitas “Kerabat Penyu Lombok” binaan Balai KSDA NTB.

(-Kehumasan BKSDA NTB)

Dokumentasi Kegiatan

Artikel Terkait

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply