Pembentukan Forum Pelestari Mangrove Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Kabupaten Lombok Barat – November 2017

SALAM LESTARI! – Gerung, 21 November 2017

Kawasan Ekosistem Esensial merupakan kawasan diluar kawasan konservasi yg memiliki nilai penting dari sisi keanekaragaman hayati, habitat satwa, keunikan ekosistem, koridor satwa, budaya​ dan sejarah. Mangrove sebagai ekosistem penting yang memberikan manfaat sebagai penahan abrasi, pemijah ikan, nursery ground, mencegah intrusi air laut dan sebagainya, dirasa sangat penting ditetapkan sebagai kawasan ekosistem esensial agar pemanfaatan dan pengelolaan nya memenuhi kaidah dan prinsip konservasi.

Pada tanggal Selasa 21 November 2017 atau kali ketiga di tahun 2017 para pelaku Pelestari Mangrove di Teluk Lembar berkumpul di kantor Dinas Lingkungan Hidup untuk membahas Forum Pelestari Mangrove di Kabupaten Lombok Barat. Dalam acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat H. L. Surapati, kemudian pengantar dan arahan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam NTB Ir. Ari Subiantoro, MP.

Dalam paparan disampaikan materi dari BKSDA NTB, Dinas Kehutanan Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi NTB yg disampaikan oleh Samsiah Samad, S, Hut., M. Si., Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, disampaikan oleh Lalu Dian, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat disampaikan oleh Marhaen, SH, MH., dan fasilitasi pembahasan draft SK Bupati dan penyusunan rencana aksi forum Pelestari Mangrove KEE Lobar.

Dalam pemaparan dan diskusi disebut apabila SK KEE mangrove ini ditanda tangani oleh Bupati Lombok Barat akan menjadi KEE mangrove yg pertama di NTB, dan diharapkan menjadi tonggak sejarah dan menjadi contoh pengelolaan konservasi mangrove di daerah lain. Kegiatan penanaman rehabilitasi mangrove telah dilakukan oleh kelompok masyarakat yang bernaung dalam wadah bernama Pokmaslawisma Bagek Kembar dan Pokmaswas Cemara. Permasalahan dan solusi pengelolaan mangrove baik dari sisi konservasi, pemanfaatan ekowisata, reklamasi, dibahas dalam pertemuan tersebut. Seluruh peserta bersepakat dan berkomitmen tergabung dalam forum Pelestari Mangrove Kawasan Ekosistem Esensial Kabupaten Lombok Barat. Bravo mangrove Lombok Barat, Salam Lestari.  (Sumber: Kurniasih Nur Afifah – PEH BKSDA NTB)

DOKUMENTASI KEGIATAN

Artikel Terkait

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply