Pembentukan Forum Komunikasi KEE Penyu Wilayah Lombok Utara

SALAM LESTARI!

Berlanjut setelah Pembentukan Forum Komunikasi KEE Penyu Wilayah Lombok Barat, Balai KSDA NTB kembali melanjutkan ke wilayah Lombok Utara. Dari hasil survey dan pengambilan titik koordinat beberapa waktu kebelakang, memang dijumpai lokasi Penyu Bertelur yang cukup signifikan di wilayah Lombok Utara. Tak hanya itu, Kelompok Masyarakat bahkan ada sudah terbentuk dan melakukan kegiatan konservasi Telur Penyu di lokasi bertelur Penyu. Hal ini tentu disambut baik oleh BSKDA NTB dengan melakukan Forum Pembentukan Forum Komunikasi KEE Penyu kedua ini.

Acara dilaksanakan pada hari Kamis, 07 Juni 2018 berlokasi di Aula Kantor Camat Gangga Kabupaten Lombok Utara. Dengan turut mengundang beberapa instansi pemerintah pusat maupun daerah, camat dan Kelompok Pelestari serta BUMN yang wilayah kerja di sekitar Lombok Utara. Acara dihadiri yang beberapa diantaranya dari BKSDA NTB, Dinas Lingkungan Hidup Prov. NTB, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Bappeda Kab. Lombok Utara, Dinas Lingkungan Hidup Lombok Utara, Dinas Pariwisata Kab. Lombok Utara, BPSPL Bali Nusra, Camat Tanjung, Camat Gannga, Kepala Desa Malaka, Kepala Desa Medana, Kepala Desa Gondang, Pertamina Wilayah kerja Ampenan, Kelompok Pelestari Penyu, Gili Shark Convention dan Kelompok Swadaya Masyarakat Pelestari Penyu.

Lanjut setelah Pembukaan, Kepala Balai KSDA NTB Ir. Ari Subiantoro, M.P. yang bertindak sebagai Narasumber mengatakan “Potensi laut dan pesisir wilayah Lombok yang berada di luar Kawasan Konservasi memang sangat luar biasa, Balai KSDA NTB akan berusaha semampu kami untuk mendukung dan mengelola potensi-potensi ini, Pembentukan Forum Komunikasi KEE Penyu ini adalah salah satunya.”. Tak lupa Ibu Lanasari, S.Pi., M.Si., selaku Kepala Seksi Pemolaan Direktorat Bina Pengelolaan Ekosisten Esensial Jakarta kembali menekankan, “Kawasan Ekosistem Esensial sejatinya adalah untuk Melestarikan Alam DAN Mensejahterakan Masyarakat sekitarnya.”

Sesuai dengan nama, Forum Komunikasi KEE Penyu sangat diharapkan akan menjadi forum yang menjadi tempat berkomunikasinya para pelesatari penyu. Instansi pemerintah baik pusat maupun daerah yang hadir juga diharapkan mampu menghadirkan kebijakan-kebijakan yang mendukung pengelolaan KEE Penyu di wilayah Lombok Utara.

Kawasan Ekosistem Esensial, Melestarikan Alam dan Mensejahterakan Masyarakat!

DOKUMENTASI KEGIATAN

Artikel Terkait

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply