Identifikasi Titik Pendaratan Penyu di Pantai Wilayah Kota Mataram

SALAM LESTARI!

29 Oktober 2019 – BKSDA NTB melaksanakan indentifikasi Titik Pendaratan Penyu di Pantai Wilayah Kota Mataram.

Kegiatan dipusatkan di garis pantai sepanjang area Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram yang dimana meliputi tiga desa yakni Desa Mapak, Desa Bagek Kembar dan Desa Tanjung Karang. Lokasi ini dipilih karena salah satu Desa yakni Desa Mapak telah memiliki kelompok Pelestari Penyu “Penyu Mapak” yang selama ini telah dibina oleh BKSDA NTB, namun lokasi pendaratan di Pantai Mapak ini belum mendapat Penetapan SK dari Pemerintah Kota Mataram.

Agenda kegiatan yakni pengambilan titik koordinat lokasi pendaratan penyu, wawancara bersama masyarakat dan kepala desa serta dokumentasi lokasi. Pengambilan titik koordinat dilakukan bersama masyarakat yang langsung menunjuk titik dimana lokasi sarang telur penyu terakhir dijumpai untuk masing-masing desa.

Kegiatan identifikasi dimaksudkan sebagai awal dari rencana pengusulan Kawasan Ekositem Esensial (KEE) koridor Penyu di Kota Mataram yang nanti akan ditindaklanjut dengan pengusulan oleh BKSDA NTB untuk mendapat pengesahan dan Penetapan SK Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Koridor Penyu dari Walikota Mataram.

Sebagai informasi, Kelurahan Tanjung Karang Kecamatan Sekarbela Kota Mataram ini merupakan wilayah paling Selatan dari Kota Mataram yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Lombok Barat. Lokasi indentifikasi berdekatan dan masih dalam satu garis pantai dengan Desa Kuranji yang sudah memiliki Kelompok Pelestari Panyu “Kerabat Penyu Lombok” yang dimana wilayah Pantai Kuranji Lombok Barat ini telah masuk kedalam KEE Koridor Penyu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lombok Barat Nomor 345/6/DLH/2017 tanggal 23 Maret 2017. (SUMBER : BKSDA NTB)

Artikel Terkait

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply