Kunjungan Kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ke SKW III Bima Balai KSDA NTB, 15 April 2016

IMG-20160421-WA0010

GALERI FOTO

Ibu Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar M.Sc, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia beserta rombongan berkunjung ke kantor Balai Taman Nasional Gunung Tambora di Dompu tepat sehari sebelum acara puncak Festival Pesona Tambora pada hari sabtu, 16 April 2016. Disamping itu juga, Dalam kunjungan kerja kali ini, Ibu Menteri juga melanjutkan perjalanan ke Taman Wisata Alam Madapangga di Madapangga, Kabupaten Bima untuk memeriksa kondisi sarana dan prasarana TWA Madapangga serta Kantor Taman Nasional yang baru.

Pada tanggal 15 April 2016, tepatnya malam hari, kunjungan kerja Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI kembali dilanjutkan dengan acara rapat yang juga turut dihadiri Dirjen KSDAE, Dirjen PSLB3, Tim Bidang Dukungan Kebijakan KSDAE, Kepala Biro Perencanaan, Ajudan, Protokol, Kadinas Kehutanan Prov. NTB, Kadinas Kehutanan Kabupaten Dompu, Kadinas Kehutanan Kabupaten Bima, Kepala KPHP Tambora, Kepala KPHP Toffo Pajo, Kepala KPHL Ampang Riwo Soromandi, Kepala KPHP Maria Donggo Masa, Kepala Balai KSDA NTB, Kepala Balai TN Gunung Tambora dan Kepala Balai TN Gunung Rinjani.

Dalam rapat, Kepala Balai KSDA NTB, Dr. Ir. Widada, MM, menyampaikan usulan kajian fungsi Taman Buru Moyo, Taman Wisata Alam Moyo dan Taman Wisata Satonda menjadi Taman Nasional. Bapak Dr. Ir. Widada, MM menyebutkan yang menjadi pertimbangan adalah posisi ketiga kawasan yang masuk dalam KSPD SAMOTA (PERDA no.7 tahun 2012) dan jika dilihat dari aspek potensi, kawasan ini kaya akan sumber daya flora dan fauna yang penting. Adapun potensi jasa lingkungan juga mendukung pengembangan karena memiliki alam yang eksotis dan sudah terkenal.

Termasuk juga dalam pembahasan rapat adalah Lahan kritis NTB yang dipaparkan oleh Kadishut NTB Bapak Ir. H. Andi Pramaria, M.Si beberapa poin yang disebutkan antara lain Penebangan liar, perambahan hutan, Sertifikasi, Okupasi dan pendudukan serta pembangunan yang memerlukan lahan, pencegahan yang tidak sebanding dengan sumber daya manusia yang tersedia.

Rapat diakhiri dengan penyerahan secara simbolis oleh Ibu Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar M.Sc berupa bantuan alat pendakian dan uang pembinaan kepada K-PATA (Kelompok Pecinta Alam Tambora).

Artikel Terkait

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply